Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Membuat Router OpenSuse 11.1

Setelah proses setting IP selesai, maka selanjutnya adalah setting router. Berikut langkah-langkah setting router pada operating system linux openSUSE 11.1 : 
  
Konfigurasi
1. Membersihkan seluruh file iptables (untuk memastikan file didalam iptables bersih), dengan perintah :
    # iptables –F (--flush)
2. Selanjutnya mengetikkan atau memasukkan perintah :
    # route add default gw 202.110.105.1 # iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.0.0/24 –j MASQUERADE 
3. Me-enablekan ip forwadding, yaitu dengan perintah :
    # echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward # iptables-save> /etc/sysconfig/iptables  
4. Mengisikan default gateway, dengan perintah :
    # vi /etc/sysconfig/network/routes 
    Mengisi dengan file sperti berikut : default 202.110.105.1 - -
5. Merestart network, dengan perintah :
    # rcnetwork restart 
6. Melihat apakah iptables sudah terbuat atau belum, dengan perintah :
    # tail /etc/sysconfig/iptables 
7. Menyimpan iptables
     # vi /etc/init.d/boot.local
Menyimpan data iptbles dengan menekan "Esc 2x" ketik ":wq" tekan "Enter" 





Langkah Selanjutnya Klik Disini Untuk Membuat DNS Server

Konfigurasi Firewall dan Repositories

Fungsi dari mematikan firewall adalah untuk memudahkan dalam uji coba dengan client agar tidak menghalangi satu sama lain. Sedangkan fungsi dari repositories itu sendiri adalah untuk memudahkan kita dalam melakukan proses penginstalan paket yang diperlukan. Berikut konfigurasi firewall dan repositories: 
1. Mematikan firewall, mengetik perintah:
    # vi /etc/sysconfig/network/config #SuSefirelwall2 off
2. Mencari kata ‘FIREWALL’, dari “yes” diganti “no” (baris ke-143)
3. Mematikan repositories,dengan perintah :
    # zypper mr – disable –remote

Langkah Selanjutnya Klik Disini Untuk Membuat Router

Konfigurasi Server OpenSuse 11.1 Text Mode

Setelah proses instalasi selesai ,selanjutnya adalah konfigurasi kartu jaringan. Berikut langkah-langka konfigurasi kartu jaringan pada operating sistem linux OpenSUSE 11.1 : 
  • Konfigurasi alamat IP Statis
Pada bagian ini akan dijelaskan bagaimana cara mengkonfigurasi kartu jaringan agar sesuai dengan jaringan yang akan di hubungkan. File ifcfg-eth berisi konfigurasi seperti alamat ip,netmask,dll yang akan digunakan.kkomputer server yang akan digunakan sebagai server jaringannini mempunyai dua kartu jaringan yaitu eth0 dan eth1. Berikut cara konfigurasi IP melalui text.mode : 

1. Login seperti biasa. 
2. Kemudian memasukkan perintah berikut untuk masuk ke dalam derictori network 
    # cd /etc/sysconfig/network 
3. Setelah masuk dalam directori tersebut,masukkan perintah 
    # ls (untuk melihat isi directory)
4. Copy file ifcfg-lo kedalam file ifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1,dengan memasukkan perintah : 
    # cp ifcfg-lo ifcfg-eth0 # cp ifcfg-lo ifcfg-eth1 # ls (memastikan sudah berhasil dicopy atau belum)
5. Mengedit isi file ifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1,dengan memasukkan perintah :
    # vi ifcfg-eth0 
    Isikan sesuai yang anda inginkan.
    Lalu tekan esc 2x 
    Ketik :wq
    Tekan Enter
6. Mengedit isi file ifcfg-eth1,dengan memasukkan perintah :
    # vi ifcfg-eth1
    Isikan sesuai yang anda inginkan.
    Lalu tekan esc 2x 
    Ketik :wq
    Tekan Enter

Klik Disini Untuk ke Tahap Selanjutnya Konfigurasi Firewall dan Repositories

Command Dasar Pada Linux

cat
Contoh : $ cat namafile
Fungsi : Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
cd
Fungsi : Digunakan untuk berpindah direktori seperti fungsi cd dalam windows.
chmod
Contoh : $ chmod 777 namafile/nama direktori
Fungsi : Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.
chown
Fungsi : Digunakan mengganti owner dari suatu file atau direktori.
cp
Contoh : $ cp
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2.

find
Contoh : $ find . -name *.doc -print
Fungsi : Untuk mencari letak sebuah file.
grep
Contoh : $ grep
Fungsi : Digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan
gzip
Contoh : $ gzip
Fungsi : Digunakan untuk mengkompresi sebuah file
kill
Contoh : $ kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
ls
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori seperti command dir dalam windows.
lsmod
Fungsi : Digunakan untuk melihat modul-modul yang ada
rmmod
Fungsi : Digunakan untuk menghapus modul-modul yang ada
mkdir
Contoh : $ mkdir
Fungsi : Digunakan untuk Membuat direktori baru seperti command md di DOS.
mv
Fungsi : Digunakan untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
pwd
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan nama direktori dimana anda saat itu sedang berada.
passwd
Fungsi : Digunakan untuk mengganti password root.
ps aux
Fungsi : Digunakan untuk melihat proses-proses yang sedang berjalan.
rm
Fungsi : Digunakan untuk menghapus file, tetapi secara default command rm tidak menghapus direktori.
rmdir
Fungsi : Digunakan untuk menghapus direktori kosong.
rpm
Fungsi : Digunakan untuk menginstall file rpm
su
Fungsi : Digunakan untuk login sementara sebagai user lain.
start
Fungsi : Sebuah perintah untuk menjalankan servis.
stop
Fungsi : Sebuah perintah untuk menghentikan servis.
shutdown
Fungsi : Sebuah perintah untuk mematikan sistem.
tar
Contoh : $ tar
Fungsi : Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk.
unzip
Contoh : $ unzip
Fungsi : Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip.
who
Fungsi : Digunakan untuk menampilkan siapa saja yang sedang login.